Senin, 05 Mei 2008

LANGKAH TEPAT BAGI PEJUANG SEJATI

Bagi para manusia yang menginjak usia dewasa atau aqil baligh merupakan suatu masa pencarian jati diri dan mulai berfikir makna hidup, menentukan langkah yang serba ragu-ragu. Ada yang bertindak dengan akibat negatif dan positifya dan yang lain masih tetap ragu-ragu sampai tanpa dirasa mereka sudah bukan pemuda dan pemudi lagi melainkan bisa disebut sebagai bapak-bapak atau ibu-ibu atau mendapat julukan kakek atau nenek dari anak-anak keponakannya.
Itulah salah satu realita kehidupan. Ya….kehidupan itu sebenarnya merupakan sebuah perjuangan dan para pejuang adalah mereka yang hidup. Namun tak jarang dalam perjuangan kerap kali mereka merasa ragu, bingung dan takut.
Sebenarnya perjuangan itu sendiri dimulai saat manusia itu masih dalam kandungan namun secara sadar dan mengerti manusia mulai merasakan perjuangannya diusia menginjak dewasa.
Di usia remaja banyak yang ragu akan dua pilihan yaitu berjuang untuk menikah dahulu atau sukses karir dahulu. Dalam ibadah juga ada dua pilihan yang kebanyakan orang ragu, yaitu ibadah haji dahulu atau makmur dahulu. Sebenarnya jika anda memang seorang pejuang sejati maka sebaiknya anda memilih menekankan menikah dahulu baru kemudian sukseskan karir dan dalam ibadah tekankan untuk berjuang mengejar ibadah haji dahulu karena dengan demikian sebenarnya anda telah memilih jalan yang lebih ringan dari pada sebaliknya.
Dengan mengedepankan menikah berarti anda mempunyai tanggung jawab ganda yang harus anda sadari dan tentunya sebagai pejuang anda akan terangsang untuk melakukan tindakan bekerja giat untuk memenuhi sebuah target harian demi kelangsungan hidup berumah tangga. Dengan adanya tanggung jawab berarti ada hal yang anda cintai untuk anda perjuangkan, tanggung jawab yang bukan kepada keluarga saja tetapi juga yang paling utama adalah tanggung jawab perjuangan itu sendiri kepada sang Kholik. Salah satunya tanggung jawab kepada keluarga. Jadikan pernikan menjadi katalisator atau penggerak kesuksesan anda.
Demikian juga dalam hal rukun islam yang ke lima. Seorang pejuang sejati seharusnya berjuang untuk memenuhi rukun islam yang ke lima tersebut dahulu dari pada sukses atau makmur dahulu, karena mampu dalam melaksanakan ibadah haji perlu diperjuangkan bukan ditunggu. Jangan anda memikirkan kebutuhan-kebutuhan mahal duniawi lainnya dahulu sebelum anda mencapai haji. Sebab dengan menunaikan ibadah haji berarti islam anda telah sempurna dan dengan ibadah haji anda bisa meminta apa saja kepada Alloh termasuk kemakmuran yang mungkin bagi sebagian orang harus dikejar terlebih dahulu.
Utamakan yang terpenting, menikah lebih penting dari mapan dahulu, soal nanti bisa makan apa tidak itu bukan urusan kita memberi rizki kepada diri kita, istri dan anak. Kewajiban kita hanya berjuang. Dan setelah anda menikah yang perlu anda perjuangkan adalah mengejar ibadah haji dahulu dari pada makmur dahulu dengan demikian insyaAlloh generasi penerus tidak bengong atau malah over acting oleh kebingungan memilih jalan dan InsyaAlloh kesuksesan dunia dan akhirat bisa tercapai. Jangan takut nikah muda. Terapkan langkah tersebut. Teruslah Belajar dan berjuanglah di jalan Alloh InsyaAlloh selamat lahir batin dunia akhirat. Amin.

Bekasi, 4 Desember 2005

Tidak ada komentar: